Bahan AJar Sejarah SMA/MAN Kelas XII IPA Semester 2


Standar Kompetensi :

  1. Merekonstruksi perjuangan bangsa Indonesia sejak masa Proklamasi sampai masa Reformasi

Kompetensi Dasar

  1. Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Reformasi

Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Reformasi Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Silabus dan RPP | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Bahan Ajar Sejarah SMA Kelas XII IPA semester 1


Standar Kompetensi :

  1. Merekonstruksi perjuangan bangsa Indonesia sejak masa Proklamasi sampai masa Reformasi

Kompetensi Dasar

  1. Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru

Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Silabus dan RPP | Tag , , , , , , , , , , , | 5 Komentar

RPP SMA/MA Kelas XII IPA Semester 1


RPP PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA

 PADA MASA ORDE BARU

 

Sekolah                       : MAN Lasem

Kelas/Semester          : XII / I

Mata Pelajaran          : Sejarah

Waktu                            : 2 x 45 menit

 

  1. A.    Standar Kompetensi
  2. Merekonstruksi perjuangan  bangsa Indonesia sejak masa Proklamasi  sampai  masa Reformasi Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Silabus dan RPP | Tag , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Filsuf Perancis Claude Adrien Helvetius


Filsuf Perancis Claude Adrien Helvetius (1715-1771) menganjurkan kesetaraan politik dan sosial bagi semua orang dan menyatakan bahwa pendidikan dan undang-undang adalah sarana untuk mencapai tujuan ini.

Claude Adrien Helvetius lahir pada 25 Januari 1715, di Paris dalam sebuah keluarga dokter mencatat. Diajarkan oleh tutor pribadi hingga 11, Claude dihadiri Perancis terkemuka sekolah, para Jesuit Louis-le-Grand. Untuk mempersiapkan Helvetius untuk jabatan menguntungkan dari pemungut pajak, ayahnya magang dia untuk pamannya, sudah dalam posisi tersebut. Pada Caen, Helvetius mempelajari lebih dari keuangan: ia menulis puisi, ia membaca John Locke, Baron de Montesquieu, Thomas Hobbes, Voltaire, dan Sir Isaac Newton, dan ia memanjakan dirinya dalam kesenangan kota. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tag , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Part III ( Gerakan Pencerahan di Jerman )


Jika dibandingkan dengan di Perancis, maka di Jerman gerakanPencerahan berlangsung dengan lebih tenang. Pada waktu itu rasionalisme Kristian Wolff dan murid-muridnya merajalela di semua Universitas di Jerman dan dapat dianggap sebagai gejala tepenting dari masa Pencerahan di sana. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Part II ( Gerakan Pencerahan di Perancis )


Abad ke-17 dapat dianggap zaman keemasan bagi filsafat Perancis, karena filsafat Descartes dengan slogan yang terkenalnya “Aku berpikir maka aku ada” dan pengikut-pengikutnya menyerbu semua lingkungan intelektual di Eropa. Tetapi pada abad 18 pikiran-pikiran filosofis di Perancis di impor dari Inggris (Newton, Locke dan “the deists”). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tag , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Part I ( Gerakan Pencerahan di Inggris )


Keyakinan gerakan Pencerahan akan masa depan yang cerah mendapat dukungan kuat dari ilmu pengetahuan yang berkembang pesat pada saat itu. Misalnya dengan munculnya Isaac Newton (1643-1727) dengan hukum gravitasinya yang tidak mengijinkan segala macam spekulasi atau hipotesis atas fenomena dunia, melainkan menjamin kepastian. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tag , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Pencerahan, Enlightenment, Lumières, Aufklärung


Pencerahan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan aliran utama pemikiran yang berkembang di Eropa dan Amerika pada abad ke-18. Perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan intelektual pada abad ke-17, seperti ; penemuan-penemuan Isaac Newton, munculnya aliran pemikiran Rasionalisme oleh Rene Descartes, atau pemikiran Skeptismenya Pierre Bayle, Panteismenya Benedict de Spinoza, dan Filsafat Empirisme Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Claude Adrien Helvetius


BAB I

PENDAHULUAN

Filsafat merupakan studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep yang mendasar.  Sedangkan, filsafat ilmu yang merupakan penyelidikan tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara-cara memperolehnya. Filsafat ilmu sendiri telah berkembang seiring perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Siklus Refleksi


Siklus Refleksi

            Berdasarkan observasi yang saya lakukan di kelas tentang pembelajaran sejarah, saya menemui beberapa masalah yang dihadapi guru ketika mengajar yang dilakukan oleh masing-masing siswanya. Diantaranya adalah banyak siswa yang mengantuk, kurangnya minat membaca siswa, tidak memperhatikan gurunya ketika sedang proses pembelajaran, kurang aktif. Namun kebanyakan yang terjadi di kelas masalah yang timbul adalah kurangny minat membaca siswa karena hal itu sangat mempengaruhi perkembangan cara berfikir siswa untuk lebih luas wawasan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Sejarah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar